Kali ini kita akan membahas tentang tindakan salah satu tindakan SEO On-page yang selama ini dilakukan dan dibanggakan pemilik website di Indonesia tapi sebenarnya tidak ada pengaruhnya sama sekali pada ranking website Google dan Google sama sekali tidak menganggapnya.
SEO memang sangat dibutuhkan seorang pemilik website dan bisa dibilang wajib jika memang website tersebut ingin ramai pengunjung.
Banyak tindakan yang bisa kita lakukan untuk membuat website kita sangat SEO mulai dari SEO on-page dan SEO off-page. Kita bisa belajar SEO pada blog blog yang membahas seputar SEO yakni SEO on-page dan off-page. Tetapi kita tidak bisa sembarangan belajar dari blog, kita harus tahu apakah blog tersebut abal abal dan hanya meniru blog atau website lain, atau memang blog tersebut telah membuktikan sendiri kehebatannya dalam SEO.
Setelah saya selidiki ternyata banyak sekali tutorial SEO yang masih salah dan mencantumkan tindakan yang sebenarnya percuma dalam SEO , terutama pada SEO on-page . Lalu apa tindakan SEO on-page yang saya bilang percuma tersebut ? .
Mengguakan meta tag keyword itu percuma
Saya yakin pasti masih banyak blogger dan terutama blogger Indonesia yang masih menggunakan meta tag keyword pada template atau source code mereka . Itupun karena masih banyak tutorial SEO yang mengatakan menggunakan meta tag keyword sebagai acuan wajib pada SEO onpage dan itu salah besar .
![]() |
Meta tag keyowrds itu percuma
|
Kenapa meta tag keywords itu percuma ?
Pada kenyataannya Google memang tidak pernah menjadikan meta tag keywords ebagai acuan dalam perangkingan hasil pencarian mereka. Google beralasan untuk tidak menggunakan meta tag keywords karena meta tag keywords yang sering digunakan oleh pemilik website seringkali tidak relevan dengan konten mereka dan malah memusingkan mesin pencari, sehingga Google memutuskan untuk tidak menggunakan meta tag keywords.
Apakah ini hanya karangan saya saja? Tentunya tidak, blog ini memberikan berita yang sesuai dengan sumbernya. Silahkan lihat video pribadi Matt Cuts ( Google webspam team ) yang mengatakan bahwa Google tidak pernah menggunakan meta tag leywords pada perangkingan :
Apakah semua meta tag tidak berguna di mata Google ?
Salah , karena Google masih menganggap adanya tag meta terkecuali meta tag keywords . Salah satu meta tag yang paling dipertimbangkan Google pada perangkingan yaitu meta tag description.![]() |
| Meta tag description |
Google selalu menggunakan meta tag description untuk menghasilkan hasil pencarian yang lebih akurat dan perangkingan , kita bisa menglihat jelas ketika kita mencari sesuatu dan deskripsi link tersebut terus mendampingin link yang ada .
![]() |
| Google menggunakan meta tag description pada pencarian |
Kamu bisa melihat selengkapnya meta tag yang diketahui Google dan dianggap oleh Google pada halmaan Google support ini .
Kesimpulan
Artikel ini sangat disarankan diterapkan pada website / blog yang menggunakan bahasa Indonesia , karena website berbahasa Indonesia 90% mendapatkan traffic dari Google . Sedangkan blog yang berbahasa Inggris mungkin bisa mempertimbangkannya , karena menurut data lama 2007 ternyata Yahoo search dan Ask masih menggunakan meta tag keywords sebagai perangkingan , tetapi BING pun sama seperti Google , tidak menggunakan meta tag keywords sebagai perangkingan, bisa dilihat disini.
Sumber : Kizeh
Pekan ini jagat raya per-blogger-an dihebohkan dengan fenomenal aneh pada induk domain blogger. Yaitu pada blog yang masih mempertahankan khasana (dot)blogspot.com. Tiba-tiba saja nama domain yang tadinya beralamat di namadomain.blogspot.com dialihkan menjadi namadomain.blogspot.co.id.
Bukan hanya untuk blogger yang berasal dari Indonesia, blogger luar negeri yang berbahasa Inggris dan bahasa antah berantah pun semuanya dialihkan/redirect dari blogspot.com menjadi blogspot.co.id.
Tentu saja redirect seperti ini tidak sehat untuk kelangsungan blog, terutama bagi mereka yang enggan beralih ke top level domain (TLD), yaitu akan membengkaknya ranking di alexa bahkan kemungkinan besar di mesin-mesin pencari.
Kemungkinan-kemungkinan terburuk yang saya tuliskan di atas adalah hanya sebatas hipotesa saja, kecuali dibagian membengkaknya ranking alexa, karena itu nyata terlihat perbedaan dan buktinya.
Beberapa pihak mengaggap hal ini adalah biasa saja. Pihak ini beranggapan bahwa inilah kebijakan Google yang harus diterima atau bisa dibilang inilah resiko bagi orang-orang yang enggan beralih ke TLD, dan mereka juga mengaggap bahwa ini tidak begitu berpengaruh terhadap SEO.
Apapun alasannya dan atas dasar apapun orang berpendapat, tentu saja hal-hal semacam ini akan mengundang berbagai macam kontroversi, kita lihat bersama bagaimana efek dari redirect blogspot ini.
Bagi yang ingin mempertahankan namadomain.blogspot.com dan tidak ingin di alihkan ke namadomain.blogspot.co.id atau (bisa saja) ke bentuk domain lain macam punya Malaysia, India, Singapura dan lain sebagainya, ikuti tutorialnya berikut ini.
Cara Mencegah Pengalihan/Redirect Dari blogspot.com ke blogspot.co.id Atau yang Lainnya
Untuk menghindari redirect ini anda harus menambahkan kode JavaScript pada template, dengan cara.1. Login ke blogger, menuju ke Edit Template, lalu letakkan kode di bawah ini tepat di bawah kode <head> atau di atas kode </head>
<script type="text/javascript">
var blog = document.location.hostname;var slug = document.location.pathname;var ctld = blog.substr(blog.lastIndexOf("."));if (ctld != ".com") {var ncr = "http://" + blog.substr(0, blog.indexOf("."));ncr += ".blogspot.com/ncr" + slug;window.location.replace(ncr);}
</script>
Bisa juga menggunakan kode ini:
<script type='text/javascript'>
var str=window.location.href.toString();if("-1"==str.indexOf(".com/")){var str1=str.substring(str.lastIndexOf(".blogspot."));if("-1"==str1.indexOf("/"))var str2=str1;else var str2=str1.substring(0,str1.indexOf("/")+1);window.location.href=window.location.href.toString().replace(str2,".blogspot.com/ncr/")}
</script>
2. Simpan template.
Dengan begitu, kini namadomain.blogspot.com anda tidak akan dialihkan ke subdomain lainnya.
Sumber : Arlina Design
Jika netizen Jepang berhasil menciptakan fenomena ISIS-chan sebagai aksi protes mereka terhadap kelompok teroris ISIS yang telah mengeksekusi dua warga Jepang, netizen Indonesia juga sempat membuat fenomena yang sama.
Berbeda dengan ISIS-chan, pihak yang direimajinasikan netizen Indonesia adalah Internet Positif yang telah disulap menjadi sebuah karakter bernama Ipo-chan.
Ipo-chan digambarkan sebagai seorang gadis berambut hitam yang menggunakan kacamata serta headphone. Ipo-chan menggunakan seragam berwarna biru-merah yang merupakan kombinasi warna pada situs Internet Positif. Ipo-chan juga digambarkan sebagai karakter yang terlihat galak namun "bullyable".
Desain karakter Ipo-chan pertama kali diperkenalkan komunitas Spring Roll Circle. Berbeda dengan ISIS-chan yang lahir dari rasa kesal dan benci akan ISIS, Ipo-chan lahir justru karena tren reimajinasi karakter tengah populer di internet.
Meskipun demikian, Ipo-chan justru menjadi sangat populer di kalangan netizen Indonesia. Beberapa bahkan menganggap Ipo-chan sebagai penggambaran yang tepat untuk Internet Positif yang memang tak disukai netizen karena dianggap sering memblokir situs tanpa alasan dan prosedur yang jelas.
Internet Positif dikelola Trust Positif, sebuah badan di bawah Kemkominfo untuk mengendalikan berbagai situs di internet yang dianggap melanggar peraturan dan berpotensi memberikan dampak buruk bagi masyarakat Indonesia. Situs yang telah diblokir pun jumlahnya cukup banyak. Situs tersebut kebanyakan merupakan situs yang berbau pornografi, judi, dan SARA.

Desain karakter Ipo-chan pertama kali diperkenalkan komunitas Spring Roll Circle. Berbeda dengan ISIS-chan yang lahir dari rasa kesal dan benci akan ISIS, Ipo-chan lahir justru karena tren reimajinasi karakter tengah populer di internet.
Meskipun demikian, Ipo-chan justru menjadi sangat populer di kalangan netizen Indonesia. Beberapa bahkan menganggap Ipo-chan sebagai penggambaran yang tepat untuk Internet Positif yang memang tak disukai netizen karena dianggap sering memblokir situs tanpa alasan dan prosedur yang jelas.
Internet Positif dikelola Trust Positif, sebuah badan di bawah Kemkominfo untuk mengendalikan berbagai situs di internet yang dianggap melanggar peraturan dan berpotensi memberikan dampak buruk bagi masyarakat Indonesia. Situs yang telah diblokir pun jumlahnya cukup banyak. Situs tersebut kebanyakan merupakan situs yang berbau pornografi, judi, dan SARA.
Sumber : metrotvnews.com

Bulan terus menurun, akhirnya ditakdirkan untuk jatuh ke Bumi. Hitungan mundur untuk kelangsungan hidup planet ini telah dimulai. Di antara kekacauan itu, adiknya Hinata, Hanabi ditangkap oleh seorang yang misterius, Toneri Ootsutsuki. Naruto harus mengatasi bahaya besar pada misinya untuk menyelamatkan Hanabi dan dunia bersama dengan Hinata, Sai, Shikamaru, dan Sakura adalah cerita terakhirnya. “Cerita terakhirnya adalah cinta pertamanya.”
Producers: Studio Pierrot, TV Tokyo, Viz Media
Genres: Action, Martial Arts, Shounen, Super Power
Audio: Japanese
Download Naruto: Shippuuden Movie 7 – The Last Subtitle Indonesia [BD/BluRay]
Jika saat mendownload, anda tidak menemukan kata “menuju link” pada link (manteb.in). Silakan matikan adblock.
[AWSubs] Naruto Shippuuden Movie 7 – The Last [BD][480p][6F40E811].mkv
[AWSubs] Naruto Shippuuden Movie 7 – The Last [BD][720p][AA5E68DC].mkv
[AWSubs] Naruto Shippuuden Movie 7 – The Last [BD][720p][10bit][249449E8].mkv
Bantu nyebarin :3
Subbed by : AWSubs
wordpress atau blogspot masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Setiap kelebihan dan kekurangan blogspot atau wordpress ini patut diketahui bagi siapa saja yang akan memutuskan akan menggunakan wordpress atau blogspot. Dalam akhir tulisan saya di bawah ini, saya akan menyimpulkan dan memberi saran kepada Anda dalam memilih blogspot atau wordpress. Untuk dapat menggunakan blogspot atau wordpress cukup Anda siapkan sebuah akun surel atau email saja agar dapat mendaftar di blogspot atau wordpress.com.
Perbedaan antara wordpress.com dengan wordpress.org
Agar Anda tidak terlalu bingung saat memilih memilih blogspot atau wordpress, akan saya terangkan terlebih dahulu perbedaan antara wordpress.com dan wordpress.org. Secara singkatnya, perbedaan antara wordpress.com dan wordpress.org yaitu, wordpress.com gratis dan Anda hanya fokus menulis saja, sedangkan di wordpress.org Anda akan ‘berpusing-pusing’ ria dengan hosting dan jelas akan mengeluarkan biaya. Berikut ini gambar penjelasan Berbahasa Indonesia mengenai perbedaan antara wordpress.com dan wordpress.org yang saya ambil dari wpkreativ.com atau Anda bisa lihat penjelasan resmi perbedaan wordpress.com dengan wordpress.org di sini.

Perbedaan WordPress.com dengan WordPress.org Sumber:wpkreativ.com/apa-perbedaan-wordpress-com-dengan-wordpress-org/
Mengapa sebelum Anda memilih blogspot atau wordpress saya menjelaskan terlebih dahulu mengenai perbedaan antara wordpress.com dan wordpress.org? Karena pada awalnya saya kira wordpress itu sama saja, ternyata setelah saya akan bermigrasi dari blogspot ke wordpress.org atau wordpress self host, ternyata ada perbedaan yang cukup mencolok antara wordpress.com dan wordpress.org.
Baiklah, setelah Anda mengetahui perbedaan antara wordpress.com dan wordpres.org (termasuk domain danhosting), saatnya kita masuk ke pembahasan utama yaitu membahas perbedaan yang mendasar antara blogspot.com atau blogger dengan wordpress dari jenis wordpress.org.
Sebelumnya ada baiknya memahami istilah berikut ini. Jika diibaratkan sebuah rumah, maka:
- Domain = Alamat rumah
- Hosting = Luas tanah atau lahan tempat tinggal rumah tersebut
- Blogspot atau WordPress = Model rumah
Perbedaan Antara Blogger atau Blogspot, WordPress.com dan WordPress.org
Bagi saya, perbedaan yang sangat mendasar sekali bagi saya antara blogspot dengan wordpress.org adalah dalam hal hosting dan domain, blogspot gratis dan wordpress.org berbayar. Karena itu saya hanya membahas perbedaan antara blogger atau blogspot dengan wordpress (wordpress.org) dari segi domain (alamat blog) dan dari segi hosting (inang atau tempat di mana blog disimpan).
Blogspot atau Blogger
Domain: Gratis, namun akan ada embel-embel .blogspot.com di belakang nama domain pilihan Anda (contoh, www.namaanda.blogspot.com). Anda dapat menggunakan nama domain sendiri pilihan Anda (custom domain) dan cara petunjuk mengubahnya akan tergantung di tempat dimana Anda membeli domain Anda. Jika Anda membeli domain di tempat yang cukup ‘terkenal’ seharga di kisaran USD $10-$15 per tahun, maka Anda tidak akan kesulitan melakukan perubahan domain Anda (custom domain).
Hosting:
- Gratis, gratis, gratis.
- Daya tampung pengunjung blog yang dapat dikatakan ‘tidak terbatas’. Bayangkan jika blog Anda dikunjungi 40 ribu pengunjung setiap hari atau 1.000 orang lebih setiap jamnya, luar biasa bukan.
- Kapasitas hosting yang sangat besar atau mungkin boleh dikatakan tidak terbatas.
- Server hosting yang cepat.
WordPress.com
Penjelasannya sama dengan blogspot atau blogger di atas baik dari segi hosting atau domain. Jika Anda menggunakan wordpress.com, maka akan ada .wordpress.com di belakang domain Anda, contohnya www.namaanda.wordpress.com. Namun di wordpress.com, mereka banyak menyediakan fasilitas peningkatan (upgrade), namun itu hanya cocok bagi Anda yang ingin langsung jadi, karena biayanya bagi saya cukup mahal jika dibandingkan dikerjakan sendiri.
WordPress.org
Domain: Berbayar. Anda diharuskan membayar uang langganan setiap tahunnya kepada tempat dimana Anda membeli domain (registrar). Biayanya bervariasi dan jika beruntung Anda akan mendapatkan diskon domain dari registrar tersebut.
Hosting: Berbayar. Setidaknya Anda diharuskan mengeluarkan uang paling sedikit sekitar Rp50.000 per tahunnya. Semakin besar anggaran uang untuk pembelian hosting, semakin besar pula fasilitas yang Anda dapatkan. Menurut saya, paling tidak Anda harus mengeluarkan uang sekitar Rp50.000 per bulan jika Anda ingin bersaing dengan fasilitas hosting dari blogger.
Pilih Blogspot atau WordPress? Bagus Blogger atau WordPress?
Blogger aka. Blogspot:
Cocok bagi Anda yang sedikit memiliki hobi utak-atik blog.
WordPress.com:
Cocok bagi Anda yang hanya fokus menulis saja.
WordPress.org:
Kalau boleh saya bilang, wordpress.org adalah tahapan menengah atau advance. WordPress.org cocok digunakan bagi Anda yang ingin secara total mengatur blog Anda. Istilah dari wordpress-nya adalah “Get your hands dirty” atau kalau dari saya “Selamat berpusing-pusing ria“. Dalam penggunaan wordpress.org, Anda diwajibkan mengetahui dan memahami soal hosting dan domain.
Saran saya dalam pemilihan blogger aka. blogspot atau wordpress.com atau wordpress.org:
Secara pribadi, saya menyarankan untuk mulai menggunakan blogspot atau blogger terlebih dahulu dibandingkan menggunakan wordpress.com. Alasan yang kuat bagi saya adalah, template blogspot (jika di wordpress istilahnya adalah themes) atau tema tampilan blog tidak sulit di utak-atik. Bahkan kita bisa membeli atau memasang template khusus pilihan kita, hal yang tidak bisa dilakukan di wordpress.com. Templateblogspot tersebut banyak tersedia secara gratis dan berbayar. Selain alasan tersebut, di blogspot Anda tidak akan menemukan tampilan iklan di blog yang kita miliki, beda halnya jika kita menggunakan wordpress.com. Bisa jadi, sesekali akan ada iklan muncul di blog wordpress.com milik kita.
Silakan gunakan wordpress.com jika Anda ‘tidak mau ambil pusing’ dengan tampilan blog Anda (themes atautemplate). WordPress.com banyak menyediakan themes yang menurut saya tampilannya banyak yang elegan dan bagus-bagus dan siap dipasang secara instan di blog wordpress Anda. Jika tulisan Anda bagus-bagus, besar kemungkinan pengunjung akan menyukai blog Anda dan blog Anda yang bermesin wordpress bisa jadi akan ramai dengan pengunjung. Tugas Anda di wordpress.com hanya menulis dan menulis saja.

Begitu Anda sudah merasa nyaman menggunakan blogspot atau wordpress.com, Anda dapat melakukancustom domain atau membeli nama domain pilihan Anda untuk blogspot atau wordpress Anda. Bila penggunaan blog hanya sebatas kebutuhan pribadi saja, saya sarankan tetap menggunakan blogspot atau wordpress.com saja (setelah custom domian tentunya). Namun jika blogspot atau wordpress yang Anda gunakan itu adalah untuk kebutuhan transaksi (bisnis) atau itu adalah ‘lapak’ Anda, maka jika Anda sudah siap secara keuangan, beralihlah menggunakan wordpress.org apakah itu dari blogspot atau wordpress.com. Selain Anda terhindar dari rasa kekhawatiran akan tiba-tiba blog Anda dihapus oleh pemiliknya (khususnya oleh google sebagai pemilik blogger atau blogspot atau wordpress pemilik wordpress.com) -jika tidak mematuhi peraturan pemiliknya- Anda akan memilki banyak pilihan yang lebih di wordpress.org, khususnya plugin, yang tidak akan Anda dapatkan di blogspot atau wordpress.com.
Sumber : Tarjiem
Sawano Hiroyuki[nZk] Gemie - X.U
Artis : Sawano Hiroyuki[nZk] Gemie
Title : X.U
Anime : Opening Owari no Seraph
Anime : Opening Owari no Seraph
Resolution : 720p
Subtitle : English
Kara : Aditya Indra Lesmana
Everything - Colorfull Story
Artis : Everything
Title : Colorfull Story
Anime : Opening Re-Kan!
Anime : Opening Re-Kan!
Resolution : 720p
Subtitle : Indonesia & Romaji
Kara : Aditya Indra Lesmana

Setiap Desainer mempunyai gaya kreasi Desain masing-masing. Namun, pada akhir-akhir ini banyak ditemui Desainer yang menggunakan Gaya flat dan Metro sebagai acuan. Flat Design dan Metro Design sangat berbeda. Banyak orang yang menyebutnya sama tapi sebenarnya itu adalah design dengan konsep yang sangat berbeda. Berikut di antara perbedaan Metro Design dan Flat Design :
Flat Design
Dasar dari desain ini adalah menghilangkan karakter gaya yang membuat mereka seolah-olrah tampak mengambang di halaman. Secara mudahnya ini berarti menghilangkan karakter gaya seperti bayangan, gradien, tekstur dan karakter lain dari desain yang digunakan untuk membuat elemen seolah-olah menjadi tiga dimensi.
![]() |
| Poster bergaya Swiss Design |
Flat design berasal dari terapan Swiss Design yang diperkenalkan antara tahun 1940 sampai 1950-an di Swiss. Fokus dari desain Swiss adalah pada penggunaan grid, tipografi sans-serif, hirarki konten yang bersih dan tata letak. Selama era 40 sampai 50-an, desain Swiss mengkombinasikan sebuah foto yang besar namun ditampilkan secara sederhana dengan tipografi minim.
Seiring berkembangnya jaman Desain ini mulai dikembangkan sampai pada akhirnya pada tanun 1980-an Flat Design mulai muncul.
Flat Design pada kala itu sangat sederhana sekali tidak ada variasi sama sekali. Namun sekarang, berbalik 180 derajat bahwa design flat sekarang kembali dikembangkan dengan cara-cara baru dan kreatif untuk merancang design yang lebih baik. Sekarang design flat ini sudah menjamur di kalangan web design bahkan sering di temui di desain pada aplikasi mobile. Seperti Google dengan Flat Design yang telah diterapkan pada beberapa fitur Google selama ini.
![]() |
| Poster bergaya Flat design minimalis pada era 80-an |
Di era sekarang, flat design bukan meruapakan design yang sangat membosankan. Meskipun sekarang masih banyak desainer berpikir bahwa mereka harus menambahkan desain yang ramai dengan banyak hiasan di situsnya maupun di desainnya agar terlihat menarik. Ideologi seperti itu sekarang sudah tidak berlaku. Sekarang eranya dimana desain digital itu bersifat simple namun menarik.
Tehnik Flat Design

Flat Design sangat bermain dengan warna. Peran warna dalam flat design ini sangat penting sekali. Dengan memilih warna yang pas dengan tema yang digunakan dalam desain sangat membantu sekali dalam membentuk flat design yang indah dan terlihat cantik. Salah satu efektifitas dalam merancang Flat Design adalah penggunaan logo yang simple dengan 1 warna dan penerapannya pun antara konten dan logo desain harus sesuai konsep baik warna maupun bentuk. Untuk masalah konten dalam design ini mempunyai konten yang simple dengan desain yang simple dan tidak ramai. Namun penggunaan typografi dengan flat design ini sangat penting. Dengan menghindariwarna-warna hitam dan putih sebagai bawaan adalah syarat penting dalam Flat Design. Teknik flat design ini adalah tehnik desain yang sangat minimalis.
Elemen UI dan Ikon yang sederhana


Elemen ikon dari flat design ini harus dirancang sesederhana mungkin. Sederhana tapi mengena, itulah yang harus diterapkan dalam UI dan ikon flat design. Menggunakan ikon dengan bentuk yang over(berlebihan) sangat tidak efektif. Karena memang Flat Design sendiri merupakan desain yang simple. Sehingga elemen dan ikonnya pun harus juga menerapkan simplenya design flat
Beberapa contoh Flat Design


Metro Design

Metro UI merupakan istilah bahasa baru yang dikenal setelah meluncurnya system operasi Windows 8. Hampir semua orang mengenal istilah ini karena kemunculannya bersamaan Windows 8. Desain Metro ini yang tidak ditemukan pada versi Windows 7 ini mempunyai daya ketertarikan yang luar biasa. Dengan desain UI modern dan typografi yang menakjubkan yang belum pernah ditemui sebelumnya.
Fokus utama dalam Metro Design adalah meningkatkan penggunaan pembaca dan pengamat dengan menampilkan desain yang rapi dan lebih menarik. metro design lebih mengandalkan banyaknya grid layout yang simple dan pengunaan typografi sans-serif. Metro tidak hanya fokus pada gambar dan bentuk yang mencolok saja, tetapi juga focus pada penggunaan konten bahkan focus dengan keperluan navigasi juga. Metro UI termasuk design yang sukses hingga dia memikat jutaan orang di dunia ini yang telah menggunakan design dengan konsep metro.
Metro datang dengan desain yang sangat menarik, simple dan indah dengan efektifitas kesederhanaan yang colourful. Metro ini merupakan design yang sangat cocok diterapkan di semua perangkat device baik itu PC, laptop, layar sentuh, tablet dan smartphone.
Ikon Metro Design
Berbeda dengan Flat Design, ikon pada metro design lebih terkesan minimalis dan didonimasi warna putih. Hal ini membuat ikon terlihat singkron dengan tampilan metro design itu sendiri.
Tipografi Metro Design


Metro Ui adalah desain yang indah yang sangat menguatkan pada pengunaan typografi. Typografi dalam metro ui ini sangat penting sekali. Metro ui mempunyai konten dengan konteks yang singkat namun mudah untuk dipahami. Kesederhanaan typografi ini mampu dibaca dan dimengerti dalam beberapa detik saja.
Contoh Metro Design









Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa kedua desain tersebut dapat diterapkan lebih baik pada masing-masing penggunaannya. yaitu untuk Flat Design lebih cocok jika diterapkan pada desain web ataupun dekstop, dan untuk Metro Design lebih sesuai diterapkan pada penggunaan App, Smartphone, dan semua perangkat layar sentuh. Namun, tidak menutup kemungkinan digunakan untuk desain web juga. intinya sesuai dengan selera sang desainer untuk mengaplikasikan kedalam bentuk apapun, baik itu desain, web, App, Smartphone maupun yang lain.
Sumber: JagoDesign









