Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Pada komputer ada berbagai macam sistem keamanan yang telah dipasangkan baik tanpa menggunakan sistem operasi dan juga dengan menggunakan sistem operasi. Untuk yang tidak menggunakan sistem operasi maka pengamanan pertama adalah BIOS Anda. Pada setiap BIOS komputer telah dilengkapi dengan pengamanan sendiri tergantung dari jenis BIOS-nya. Tapi, untuk semua jenis BIOS maka Anda bisa memasangkan password untuk login atau booting sebelum Anda lanjut ke sistem operasi yang Anda gunakan. Ada juga beberapa BIOS yang telah dilengkapi dengan sistem keamanan dari segi jaringan, tapi biasanya hanya BIOS yang dengan sistem UEFI yang menyediakan fitur tersebut.
Untuk artikel kali ini sebenarnya Saya tidak akan membahas mengenai sistem keamanan pada BIOS, tapi ini lebih menjurus kepada sistem keamanan sistem operasi yang ada pada laptop Anda.
Kenapa komputer harus memiliki sistem keamanan?
Komputer saat ini sudah menjadi kebutuhan primer setiap orang. Tanpa komputer maka banyak pekerjaan harus dikerjakan dengan cara manual dan membutuhkan waktu yang 2 hingga 10 kali lebih lama lagi, atau bahkan tidak dapat dikerjakan. Nah, dengan kecanggihan komputer tersebut tentunya semuanya sudah tidak bisa lagi lepas dengan dunia komputer. Tapi, beberapa orang yang memiliki tingkat kecerdasan tinggi dan mampu membaca jalur atau cara kerja dari sistem komputer tersebut biasanya ingin selalu mengganggu atau mengetest sistem kerja dari komputer. Untuk itu, komputer dilengkapi dengan sistem keamanan tersendiri yang biasanya include pada sistem operasi yang menjalankan komputer tersebut.
Sistem keamanan yang terdapat di dalam komputer dikenal dengan firewall serta antivirus. Firewall ini adalah sistem keamanan bawaan dari sistem operasi komputer, sedangkan untuk antivirus sendiri merupakan software tambahan atau pihak ketiga yang harus Anda install lagi pada komputer Anda. Sistem keamanan seperti firewall ini bekerja pada komputer yang terhubung dengan jaringan (online/offline). Sedangkan untuk antivirus biasanya lebih diutamkan untuk komputer offline, tapi ada juga yang menggunakannya untuk keamanan online sebagai backup firewall.
Nah, para pembobol sistem keamanan ini biasanya lebih memilih jalan online atau komputer yang terhubung ke jaringan untuk melakukan pengetesan ke sistem komputer. Jadi, untuk Anda yang sedang menggunakan laptop dan kemudian online di warnet atau hotspot yang terbuka sebaiknya berhati-hati. Karena, para pembobol sistem ini bisa saja dengan mudah mendeteksi laptop yang Anda gunakan tersebut, kemudian mencoba masuk ke sistem laptop Anda, dan mengendalikan laptop Anda.
Apa tanda jika laptop telah dibobol sistem keamanannya?
Laptop yang sistem keamanannya kecolongan atau dibobol akan memperlihatkan ciri-ciri seperti :
- Proses pada task manager bertambah banyak. Entah karena virus yang bekerja atau lainnya.
- Hardware komputer akan bekerja maksimal, karena adanya program tambahan seperti virus yang disisipkan ke dalam laptop Anda.
- Laptop yang Anda gunakan tersebut akan menjadi lambat.
- Banyak file-file yang sebelumnya tidak ada dalam drive Anda bermunculan dengan sendirinya.
- Kursor mouse Anda bergerak sendiri, seperti sedang dikendalikan oleh orang lain.
Dan, masih banyak lagi tanda lainnya jika laptop Anda sudah kebobolan sistem keamanannya. Nah, untuk itu ada baiknya jika Anda memiliki laptop baru dibeli atau baru install ulang, dilakukan pengetesan sistem keamanan. Nah, di dalam tahap ini ada 3 hal yang perlu Anda test untuk melakukan uji sistem keamanan pada laptop Anda. Cara menguji sistem keamanan laptop tersebut bisa Anda simak di bawah ini satu persatu.
Menguji sistem keamanan firewall laptop yang Anda gunakan
Seperti yang telah Saya tulis di atas bahwa firewall adalah sistem keamanan yang merupakan bawaan dari sistem operasi laptop Anda. Firewall ini akan melindungi port-port jaringan pada sistem operasi yang Anda gunakan. Jika, perlindungannya tidak maksimal, maka laptop Anda akan gampang kebobolan. Untuk mengetes seberapa kuat sistem firewall pada laptop Anda, maka Anda bisa melakukan tes melalui situs yang bernama Shields Up! Situs ini akan melakukan uji coba pada setiap port yang ada di komputer Anda, yang katanya ada sekitar 1.000 yang bisa discan oleh situs ini. Anda cukup menunggu hasil dari pengujian tersebut. Jika, telah selesai maka situs ini akan memberikan notifikasi tentang adanya port berbahaya dengan sistem keamanan rendah.
Menguji kekuatan antivirus yang Anda gunakan
Yang satu ini juga cukup penting Anda lakukan. Banyak dari pengguna komputer seperti laptop dan PC selalu mengeluhkan mengenai virus yang berjalan di komputernya. Virus-virus ini biasanya memang akan mulai memberatkan pekerjaan pada komputer Anda. Hanya saja beberapa laptop yang telah menggunakan antivirus ternyata masih juga kebobolan virus. Dalam memilih antivirus yang cocok untuk komputer biasanya akan cukup sulit. Pasalnya, tidak semua virus bisa ditangani oleh satu antivirus saja. Untuk itu, jika Anda memiliki antivirus terinstal di laptop Anda, maka Anda bisa melakukan tes dengan menggunakan EICAR atau European Expert Group for IT-Security. EICAR ini berisikan file-file yang bisa Anda gunakan dalam menguji seberapa kuat antivirus dalam laptop Anda tersebut.
Menguji kemanan program browser di laptop
Program yang biasanya digunakan untuk online adalah browser. Dengan browser inilah biasanya para pembobol sistem keamanan komputer juga mencoba melakukan aksinya. Mereka biasanya menggunakan link-link atau plugin (Add-ons) atau biasanya juga disebut sebagai worm, malware, atau virus jaringan, yang mengharuskan penggunanya untuk menginstalnya pada browser laptopnya. Nah, dalam menguji coba atau mengetes apakah browser yang Anda gunakan dapat menangkal serangan tersebut, maka Anda bisa melakukan tes melalui situs yang bernama Panopticlick. Di dalam situs ini browser yang Anda gunakan akan dites. Tes tersebut berupa penelusuran iklan, invisible tracker, sistem keamanan plugin pihak ketiga, dan juga untuk perangkat laptop yang menggunakan fingerprint. Jika, situs tersebut gagal dalam melakukan tesnya, maka silahkan Anda ganti browser yang Anda gunakan, kemudian tes lagi hingga Anda mendapatkan browser yang cocok atau baik dari segi keamanan.
Sumber : Segiempat

Tidak ada yang sempurna di dunia ini, termasuk salah satu sistem operasi terpopuler saat ini yaitu Windows 10. Meskipun ia memberikan angin yang segar terhadap dunia teknologi, tapi yang membuatnya tetaplah manusia biasa. Dari sekian banyak bug yang ada, berikut ini akan kami rangkum bug-bug apa saja dari Windows 10 yang paling populer dan paling mengganggu.
Besar kemungkinan 5 hal buruk ini akan terjadi jika kamu upgrade ke Windows 10, tapi tenang, kami juga akan menyematkan solusi dari bug-bug tersebut, seperti dikutip dari artikel milik David Nield di situs Field Guide. Mari kita mulai daftarnya.
Daya Tahan Baterai
Ada versi baru dari sistem operasi, berarti ada masalah pada daya tahan baterai. Memang sih tidak selalu, namun permasalahan ini sering menjadi hal yang terus muncul ketika sebuah OS yang baru muncul. Windows 10 juga mendapatkan beberapa protes dari pengguna karena telah menguras baterai laptop dengan sangat cepat. Tapi apakah benar gara-gara Windows 10?
Memang beberapa Driver lama yang dipasang pada Windows 10 belum sepenuhnya sesuai, sehingga tidak optimal dalam memanfaatkan hardware yang ada. Maka dari itu, jangan lupa untuk selalu cek Driver dan Firmware secara berkala ya, sehingga kamu bisa meng-update-nya ke versi terbaru. Selain itu, fitur automatic update yang tersedia di Windows 10 tidak bisa dimatikan, sehingga Ia akan membuat daya akan terkuras lebih banyak.
Aplikasi Default
Salah satu hal yang mengganggu pada Windows 10 adalah Microsoft menghilangkan pilihan default file associations. Masalahnya timbul ketika kamu ingin membuka misalnya gambar, kamu tidak bisa langsung membuka gambar tersebut dengan aplikasi lainnya yang dikehendaki, melainkan akan terbuka di aplikasi pembuka gambar bawaan Windows.
Solusinya? Gampang, kamu hanya perlu ke System > Default apps. Cara lainnya yang tidak kalah gampang adalah klik kanan pada file yang ingin dibuka, pilih Open with, dan pilih Choose another app. Ceklis pilihan Always use this app ketika kamu sudah memilih aplikasi yang diinginkan.
Aplikasi Lama yang Tidak Bisa Dibuka di OS Baru
Masalah Pada Touchpad
Reboot Loop Setelah Update
Ini dia permasalahan paling populer dari Windows 10. Beberapa pengguna mengalami reboot yang tak kunjung selesai dan berulang-ulang setelah melakukan update. Problem yang sangat mengganggu ini untung saja dapat teratasi melalui salah satu pengguna Windows yang memposting solusinya di forum resmi Microsoft. Apabila kamu mandapatkan permasalahan seperti ini, kamu bisa melihat solusinya pada link berikut.
Sumber : JalanTikus

Setiap Desainer mempunyai gaya kreasi Desain masing-masing. Namun, pada akhir-akhir ini banyak ditemui Desainer yang menggunakan Gaya flat dan Metro sebagai acuan. Flat Design dan Metro Design sangat berbeda. Banyak orang yang menyebutnya sama tapi sebenarnya itu adalah design dengan konsep yang sangat berbeda. Berikut di antara perbedaan Metro Design dan Flat Design :
Flat Design
Dasar dari desain ini adalah menghilangkan karakter gaya yang membuat mereka seolah-olrah tampak mengambang di halaman. Secara mudahnya ini berarti menghilangkan karakter gaya seperti bayangan, gradien, tekstur dan karakter lain dari desain yang digunakan untuk membuat elemen seolah-olah menjadi tiga dimensi.
![]() |
| Poster bergaya Swiss Design |
Flat design berasal dari terapan Swiss Design yang diperkenalkan antara tahun 1940 sampai 1950-an di Swiss. Fokus dari desain Swiss adalah pada penggunaan grid, tipografi sans-serif, hirarki konten yang bersih dan tata letak. Selama era 40 sampai 50-an, desain Swiss mengkombinasikan sebuah foto yang besar namun ditampilkan secara sederhana dengan tipografi minim.
Seiring berkembangnya jaman Desain ini mulai dikembangkan sampai pada akhirnya pada tanun 1980-an Flat Design mulai muncul.
Flat Design pada kala itu sangat sederhana sekali tidak ada variasi sama sekali. Namun sekarang, berbalik 180 derajat bahwa design flat sekarang kembali dikembangkan dengan cara-cara baru dan kreatif untuk merancang design yang lebih baik. Sekarang design flat ini sudah menjamur di kalangan web design bahkan sering di temui di desain pada aplikasi mobile. Seperti Google dengan Flat Design yang telah diterapkan pada beberapa fitur Google selama ini.
![]() |
| Poster bergaya Flat design minimalis pada era 80-an |
Di era sekarang, flat design bukan meruapakan design yang sangat membosankan. Meskipun sekarang masih banyak desainer berpikir bahwa mereka harus menambahkan desain yang ramai dengan banyak hiasan di situsnya maupun di desainnya agar terlihat menarik. Ideologi seperti itu sekarang sudah tidak berlaku. Sekarang eranya dimana desain digital itu bersifat simple namun menarik.
Tehnik Flat Design

Flat Design sangat bermain dengan warna. Peran warna dalam flat design ini sangat penting sekali. Dengan memilih warna yang pas dengan tema yang digunakan dalam desain sangat membantu sekali dalam membentuk flat design yang indah dan terlihat cantik. Salah satu efektifitas dalam merancang Flat Design adalah penggunaan logo yang simple dengan 1 warna dan penerapannya pun antara konten dan logo desain harus sesuai konsep baik warna maupun bentuk. Untuk masalah konten dalam design ini mempunyai konten yang simple dengan desain yang simple dan tidak ramai. Namun penggunaan typografi dengan flat design ini sangat penting. Dengan menghindariwarna-warna hitam dan putih sebagai bawaan adalah syarat penting dalam Flat Design. Teknik flat design ini adalah tehnik desain yang sangat minimalis.
Elemen UI dan Ikon yang sederhana


Elemen ikon dari flat design ini harus dirancang sesederhana mungkin. Sederhana tapi mengena, itulah yang harus diterapkan dalam UI dan ikon flat design. Menggunakan ikon dengan bentuk yang over(berlebihan) sangat tidak efektif. Karena memang Flat Design sendiri merupakan desain yang simple. Sehingga elemen dan ikonnya pun harus juga menerapkan simplenya design flat
Beberapa contoh Flat Design


Metro Design

Metro UI merupakan istilah bahasa baru yang dikenal setelah meluncurnya system operasi Windows 8. Hampir semua orang mengenal istilah ini karena kemunculannya bersamaan Windows 8. Desain Metro ini yang tidak ditemukan pada versi Windows 7 ini mempunyai daya ketertarikan yang luar biasa. Dengan desain UI modern dan typografi yang menakjubkan yang belum pernah ditemui sebelumnya.
Fokus utama dalam Metro Design adalah meningkatkan penggunaan pembaca dan pengamat dengan menampilkan desain yang rapi dan lebih menarik. metro design lebih mengandalkan banyaknya grid layout yang simple dan pengunaan typografi sans-serif. Metro tidak hanya fokus pada gambar dan bentuk yang mencolok saja, tetapi juga focus pada penggunaan konten bahkan focus dengan keperluan navigasi juga. Metro UI termasuk design yang sukses hingga dia memikat jutaan orang di dunia ini yang telah menggunakan design dengan konsep metro.
Metro datang dengan desain yang sangat menarik, simple dan indah dengan efektifitas kesederhanaan yang colourful. Metro ini merupakan design yang sangat cocok diterapkan di semua perangkat device baik itu PC, laptop, layar sentuh, tablet dan smartphone.
Ikon Metro Design
Berbeda dengan Flat Design, ikon pada metro design lebih terkesan minimalis dan didonimasi warna putih. Hal ini membuat ikon terlihat singkron dengan tampilan metro design itu sendiri.
Tipografi Metro Design


Metro Ui adalah desain yang indah yang sangat menguatkan pada pengunaan typografi. Typografi dalam metro ui ini sangat penting sekali. Metro ui mempunyai konten dengan konteks yang singkat namun mudah untuk dipahami. Kesederhanaan typografi ini mampu dibaca dan dimengerti dalam beberapa detik saja.
Contoh Metro Design









Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa kedua desain tersebut dapat diterapkan lebih baik pada masing-masing penggunaannya. yaitu untuk Flat Design lebih cocok jika diterapkan pada desain web ataupun dekstop, dan untuk Metro Design lebih sesuai diterapkan pada penggunaan App, Smartphone, dan semua perangkat layar sentuh. Namun, tidak menutup kemungkinan digunakan untuk desain web juga. intinya sesuai dengan selera sang desainer untuk mengaplikasikan kedalam bentuk apapun, baik itu desain, web, App, Smartphone maupun yang lain.
Sumber: JagoDesign

Hampir setiap pengguna komputer di dunia ini akrab dengan fungsi yang dinamakan 'Refresh', dan banyak juga yang memahami bahwa aksi dari 'Refresh' adalah untuk mempercepat kinerja komputer yang berjalan lambat.
Padahal kegunaan dari Refresh tersebut hanyalah untuk memperbahari tampilan dari Desktop atau Direktori yang dibuka.

Kenapa Desktop harus di Refresh?
Banyak kondisi yang membuat Desktop harus kamu Refresh, diantaranya adalah :
Banyak kondisi yang membuat Desktop harus kamu Refresh, diantaranya adalah :
- Banyaknya Icon dan File yang berserakan di Desktop
- Ukuran Wallpaper yang melebihi ukuran Display
- Icon Hang atau Tidak muncul di Dekstop karena Cache tidak merespon
Apabila hal diatas terjadi, kamu dapat melakukan Restart Komputer atau melakukan Refresh, tentu saja lebih mudah menjalankan Refresh.
Hanya, sebaiknya jangan melakukan Refresh menggunakan Tombol F5 berkali-kali, karena akan membuat CPU Usage menjadi tinggi yang akhirnya berdampak pada kerusakan CPU secara perlahan.
Untuk membuktikan Teori diatas, Kamu dapat melakukan percobaannya sendiri.
- Pertama, Kamu masuk ke Task Manager, Tekan "CTRL + Alt + Del", lalu pilih Task Manager.

- Kemudian pilih Tab "Performance" lalu perhatikan CPU Usage-nya. Dalam keadaan belum di Refresh, CPU Usage ada 12%.

- Sekarang, Coba lakukan Refresh berulangkali secara cepat menggunakan Tombol F5 di Posisi Mouse berada di Desktop. Dengan seketika CPU Usage meningkat menjadi besar

Kesimpulannya adalah, Jangan terlalu sering menekan Tombol F5, Jika ingin melakukan Refreshcukup sesekali saja dan tidak perlu berlebihan.
Sumber : Jalan Tikus
Kalau kamu pernah punya pengalaman mengetik beberapa email dari tablet atau ponselmu sambil minum kopi, kamu mungkin menyadari jika keyboard di layar tidak selalu menjadi pilihan terbaik. Memang sih, keyboard layar ini memenuhi kebutuhan kita sebagian besar, namun ketika diharuskan mengetik banyak, kamu membutuhkan sebuah keyboard fisik.
Itulah alasan utama bagi keberhasilan sejumlah keyboard portabel dari vendor seperti Microsoft dan Logitech. Saat ini, Microsoft mengumumkan universal keyboard lipat baru untuk perangkat iOS, Android dan Windows yang tidak hanya memenuhi kebutuhan untuk metode input fisik, tetapi juga aspek portabel dalam keyboard lipat yang mudah dibawa.
Keyboard baru ini tersedia pada Juli tahun ini dan akan dibanderol seharga $100 atau sekitar Rp.1.300.000, dengan fitur paling menonjol yakni bisa dilipat sehingga kamu bisa menyimpannya dalam ranselmu untuk digunakan kapanpun kamu butuhkan. Dalam keyboard ini tidak ada tombol Windows khusus ataupun software besar yang menyerupai tombol fungsi, Microsoft menggantinya dengan media kontrol yang membuat jauh lebih masuk akal pada setup universal.
Keyboard ini bisa terhubung dengan dua perangkat sekaligus, dan bisa di-switch antara kedua perangkat hanya dengan satu sentuhan. Keyboard ini dilengkapi dengan built-in baterai yang bisa bertahan kita-kira tiga bulan sebelum membutuhkan pengisian ulang kembali. Pengisian ulang digunakan melalui konektor micro-USB di sisi keyboard. Tekstur keyboard yang lembut, solid dan anti-slip.
Meskipun banyak sekali hal bagus yg dapat ditulis tentang keyboard baru milik Microsoft, namun perangkat ini tetap tidak sempurna. Terdapat kekurangan mencolok pada lokasi tempat kita biasa meletakkan telepon genggam atau tablet. Suatu kenyamanan yang kita biasa dapatkan dari keyboard lainnya yang ada di pasaran dan ditawarkan tidak saja oleh Logitech, namun juga oleh Microsoft itu sendiri sehingga alat tersebut juga terasa sedikit murahan.
Di samping keluhan kecil ini, Microsoft telah menciptakan rekan mengetik yang menyenangkan bagi orang yang memerlukan pengetikan yang cepat dan nyaman serta dapat dengan mudah dibawa kemana saja. Aspek foldability keyboard hanya tambahan dari seberapa sering kamu menggunakannya dan membawanya kemanapun bersamamu.
Sumber : Jalan Tikus

Internet Positif dengan URL internet-positif.org yang selama ini digunakan oleh pemerintah Indonesia untuk memblokir banyak website yang mengandung konten dewasa hingga konten bajakan. Tetapi pada hari ini ketika kamu mencoba membuka internet-positif.org maka justru kali ini diblokir oleh Google karena indikasi mengandung malware. Contohnya di bawah ini
Kira-kira apa yang terjadi ya pada internet positif milik pemerintah Indonesia hingga Google melakukan blokir seperti ini?
Kira-kira apa yang terjadi ya pada internet positif milik pemerintah Indonesia hingga Google melakukan blokir seperti ini?
Kalau menurut saya di Blokir nya internet-positif.org menurut saya bagus, kenapa? Karena internet itu bebas untuk siapa saja tanpa batasan namun tidak harus memblokir situs-situs yang tidak mengandung konten dewasa juga di blokir. Jadi apa pendapat kalian?
Sumber: Jalan Tikus



