Founder
Aditya Indra Lesmana - Hanya seorang manusia biasa yang suka dengan makhluk yang disebut "LOLI" yang sedang berkuliah dibidang Teknik Informatika dan suka hal yang berbau dengan desain Photoshop atau Web mempunyai keinginan kecil agar bisa ke Stadion Santiago Bernabéu :3


#TeamOnodera

wordpress atau blogspot masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Setiap kelebihan dan kekurangan blogspot atau wordpress ini patut diketahui bagi siapa saja yang akan memutuskan akan menggunakan wordpress atau blogspot. Dalam akhir tulisan saya di bawah ini, saya akan menyimpulkan dan memberi saran kepada Anda dalam memilih blogspot atau wordpress. Untuk dapat menggunakan blogspot atau wordpress cukup Anda siapkan sebuah akun surel atau email saja agar dapat mendaftar di blogspot atau wordpress.com.

Perbedaan antara wordpress.com dengan wordpress.org

Agar Anda tidak terlalu bingung saat memilih memilih blogspot atau wordpress, akan saya terangkan terlebih dahulu perbedaan antara wordpress.com dan wordpress.org. Secara singkatnya, perbedaan antara wordpress.com dan wordpress.org yaitu, wordpress.com gratis dan Anda hanya fokus menulis saja, sedangkan di wordpress.org Anda akan ‘berpusing-pusing’ ria dengan hosting dan jelas akan mengeluarkan biaya.  Berikut ini gambar penjelasan Berbahasa Indonesia mengenai perbedaan antara wordpress.com dan wordpress.org yang saya ambil dari wpkreativ.com atau Anda bisa lihat penjelasan resmi perbedaan wordpress.com dengan wordpress.org di sini.
Perbedaan WordPress.com dengan WordPress.org
Perbedaan WordPress.com dengan WordPress.org Sumber:wpkreativ.com/apa-perbedaan-wordpress-com-dengan-wordpress-org/
Mengapa sebelum Anda memilih blogspot atau wordpress saya menjelaskan terlebih dahulu mengenai perbedaan antara wordpress.com dan wordpress.org? Karena pada awalnya saya kira wordpress itu sama saja, ternyata setelah saya akan bermigrasi dari blogspot ke wordpress.org atau wordpress self host, ternyata ada perbedaan yang cukup mencolok antara wordpress.com dan wordpress.org.
Baiklah, setelah Anda mengetahui perbedaan antara wordpress.com dan wordpres.org (termasuk domain danhosting), saatnya kita masuk ke pembahasan utama yaitu membahas perbedaan yang mendasar antara blogspot.com atau blogger dengan wordpress dari jenis wordpress.org.
Sebelumnya ada baiknya memahami istilah berikut ini. Jika diibaratkan sebuah rumah, maka:
  • Domain = Alamat rumah
  • Hosting = Luas tanah atau lahan tempat tinggal rumah tersebut
  • Blogspot atau WordPress = Model rumah

Perbedaan Antara Blogger atau Blogspot, WordPress.com dan WordPress.org

Bagi saya, perbedaan yang sangat mendasar sekali bagi saya antara blogspot dengan wordpress.org adalah dalam hal hosting dan domain, blogspot gratis dan wordpress.org berbayar. Karena itu saya hanya membahas perbedaan antara blogger atau  blogspot dengan wordpress (wordpress.org) dari segi domain (alamat blog) dan dari segi hosting (inang atau tempat di mana blog disimpan).

Blogspot atau Blogger

Blogger atau BlogspotDomain: Gratis, namun akan ada embel-embel .blogspot.com di belakang nama domain pilihan Anda (contoh, www.namaanda.blogspot.com). Anda dapat menggunakan nama domain sendiri pilihan Anda (custom domain) dan cara petunjuk mengubahnya akan tergantung di tempat dimana Anda membeli domain Anda. Jika Anda membeli domain di tempat yang cukup ‘terkenal’ seharga di kisaran USD $10-$15 per tahun, maka Anda tidak akan kesulitan melakukan perubahan domain Anda (custom domain).
Hosting:
  1. Gratis, gratis, gratis.
  2. Daya tampung pengunjung blog yang dapat dikatakan ‘tidak terbatas’. Bayangkan jika blog Anda dikunjungi 40 ribu pengunjung setiap hari atau 1.000 orang lebih setiap jamnya, luar biasa bukan.
  3. Kapasitas hosting yang sangat besar atau mungkin boleh dikatakan tidak terbatas.
  4. Server hosting yang cepat.

WordPress.com

logo wordpress.com
Penjelasannya sama dengan blogspot atau blogger di atas baik dari segi hosting atau domain. Jika Anda menggunakan wordpress.com, maka akan ada .wordpress.com di belakang domain Anda, contohnya www.namaanda.wordpress.com. Namun di wordpress.com, mereka banyak menyediakan fasilitas peningkatan (upgrade), namun itu hanya cocok bagi Anda yang ingin langsung jadi, karena biayanya bagi saya cukup mahal jika dibandingkan dikerjakan sendiri.

WordPress.org

Logo WordPress.org
Domain: Berbayar. Anda diharuskan membayar uang langganan setiap tahunnya kepada tempat dimana Anda membeli domain (registrar). Biayanya bervariasi dan jika beruntung Anda akan mendapatkan diskon domain dari registrar tersebut.
Hosting: Berbayar. Setidaknya Anda diharuskan mengeluarkan uang paling sedikit sekitar Rp50.000 per tahunnya. Semakin besar anggaran uang untuk pembelian hosting, semakin besar pula fasilitas yang Anda dapatkan. Menurut saya, paling tidak Anda harus mengeluarkan uang sekitar Rp50.000 per bulan jika Anda ingin bersaing dengan fasilitas hosting dari blogger.

Pilih Blogspot atau WordPress? Bagus Blogger atau WordPress?

Blogger aka. Blogspot:

Cocok bagi Anda yang sedikit memiliki hobi utak-atik blog.

WordPress.com:

Cocok bagi Anda yang hanya fokus menulis saja.

WordPress.org:

Kalau boleh saya bilang, wordpress.org adalah tahapan menengah atau advance. WordPress.org cocok digunakan bagi Anda yang ingin secara total mengatur blog Anda. Istilah dari wordpress-nya adalah “Get your hands dirty” atau kalau dari saya “Selamat berpusing-pusing ria“. Dalam penggunaan wordpress.org, Anda diwajibkan mengetahui dan memahami soal hosting dan domain.

Saran saya dalam pemilihan blogger aka. blogspot atau wordpress.com atau wordpress.org:

Secara pribadi, saya menyarankan untuk mulai menggunakan blogspot atau blogger terlebih dahulu dibandingkan menggunakan wordpress.com. Alasan yang kuat bagi saya adalah, template blogspot (jika di wordpress istilahnya adalah themes) atau tema tampilan blog tidak sulit di utak-atik. Bahkan kita bisa membeli atau memasang template khusus pilihan kita, hal yang tidak bisa dilakukan di wordpress.com. Templateblogspot tersebut banyak tersedia secara gratis dan berbayar. Selain alasan tersebut, di blogspot Anda tidak akan menemukan tampilan iklan di blog yang kita miliki, beda halnya jika kita menggunakan wordpress.com. Bisa jadi, sesekali akan ada iklan muncul di blog wordpress.com milik kita.
Silakan gunakan wordpress.com jika Anda ‘tidak mau ambil pusing’ dengan tampilan blog Anda (themes atautemplate). WordPress.com banyak menyediakan themes yang menurut saya tampilannya banyak yang elegan dan bagus-bagus dan siap dipasang secara instan di blog wordpress Anda. Jika tulisan Anda bagus-bagus, besar kemungkinan pengunjung akan menyukai blog Anda dan blog Anda yang bermesin wordpress bisa jadi akan ramai dengan pengunjung. Tugas Anda di wordpress.com hanya menulis dan menulis saja.
Migrasi Blogspot ke WordPress.org Gambar:youngflavor.net
Begitu Anda sudah merasa nyaman menggunakan blogspot atau wordpress.com, Anda dapat melakukancustom domain atau membeli nama domain pilihan Anda untuk blogspot atau wordpress Anda. Bila penggunaan blog hanya sebatas kebutuhan pribadi saja, saya sarankan tetap menggunakan blogspot atau wordpress.com saja (setelah custom domian tentunya). Namun jika blogspot atau wordpress yang Anda gunakan itu adalah untuk kebutuhan transaksi (bisnis) atau itu adalah ‘lapak’ Anda, maka jika Anda sudah siap secara keuangan, beralihlah menggunakan wordpress.org apakah itu dari blogspot atau wordpress.com. Selain Anda terhindar dari rasa kekhawatiran akan tiba-tiba blog Anda dihapus oleh pemiliknya (khususnya oleh google sebagai pemilik blogger atau blogspot atau wordpress pemilik wordpress.com) -jika tidak mematuhi peraturan pemiliknya- Anda akan memilki banyak pilihan yang lebih di wordpress.org, khususnya plugin, yang tidak akan Anda dapatkan di blogspot atau wordpress.com.
Sumber : Tarjiem

Sawano Hiroyuki[nZk] Gemie - X.U

Artis : Sawano Hiroyuki[nZk] Gemie
Title : X.U
Anime : Opening Owari no Seraph
Resolution : 720p
Subtitle : English
Kara : Aditya Indra Lesmana



 Everything - Colorfull Story

Artis : Everything 
Title : Colorfull Story
Anime : Opening Re-Kan!
Resolution : 720p
Subtitle : Indonesia & Romaji
Kara : Aditya Indra Lesmana


Metro design vs Flat design


Setiap Desainer mempunyai gaya kreasi Desain masing-masing. Namun, pada akhir-akhir ini banyak ditemui Desainer yang menggunakan Gaya flat dan Metro sebagai acuan. Flat Design dan Metro Design sangat berbeda. Banyak orang yang menyebutnya sama tapi sebenarnya itu adalah design dengan konsep yang sangat berbeda. Berikut di antara perbedaan Metro Design dan Flat Design :


Flat Design


Dasar dari desain ini adalah menghilangkan karakter gaya yang membuat mereka seolah-olrah tampak mengambang di halaman. Secara mudahnya ini berarti menghilangkan karakter gaya seperti bayangan, gradien, tekstur dan karakter lain dari desain yang digunakan untuk membuat elemen seolah-olah menjadi tiga dimensi.


Poster Swiss design 1 Poster Swiss design 2 Poster Swiss design 3
Poster bergaya Swiss Design



Flat design berasal dari terapan Swiss Design yang diperkenalkan antara tahun 1940 sampai 1950-an di Swiss. Fokus dari desain Swiss adalah pada penggunaan grid, tipografi sans-serif, hirarki konten yang bersih dan tata letak. Selama era 40 sampai 50-an, desain Swiss mengkombinasikan sebuah foto yang besar namun ditampilkan secara sederhana dengan tipografi minim.
Seiring berkembangnya jaman Desain ini mulai dikembangkan sampai pada akhirnya pada tanun 1980-an Flat Design mulai muncul.

Flat Design pada kala itu sangat sederhana sekali tidak ada variasi sama sekali. Namun sekarang, berbalik 180 derajat bahwa design flat sekarang kembali dikembangkan dengan cara-cara baru dan kreatif untuk merancang design yang lebih baik. Sekarang design flat ini sudah menjamur di kalangan web design bahkan sering di temui di desain pada aplikasi mobile. Seperti Google dengan Flat Design yang telah diterapkan pada beberapa fitur Google selama ini. 


Poster flat desing old 1 Poster flat desing old 2 Poster flat desing old 3
Poster bergaya Flat design minimalis pada era 80-an


Di era sekarang, flat design bukan meruapakan design yang sangat membosankan. Meskipun sekarang masih banyak desainer berpikir bahwa mereka harus menambahkan desain yang ramai dengan banyak hiasan di situsnya maupun di desainnya agar terlihat menarik. Ideologi seperti itu sekarang sudah tidak berlaku. Sekarang eranya dimana desain digital itu bersifat simple namun menarik.


Tehnik Flat Design

Tehnik flat design


Flat Design sangat bermain dengan warna. Peran warna dalam flat design ini sangat penting sekali. Dengan memilih warna yang pas dengan tema yang digunakan dalam desain sangat membantu sekali dalam membentuk flat design yang indah dan terlihat cantik. Salah satu efektifitas dalam merancang Flat Design adalah penggunaan logo yang simple dengan 1 warna dan penerapannya pun antara konten dan logo desain harus sesuai konsep baik warna maupun bentuk. Untuk masalah konten dalam design ini mempunyai konten yang simple dengan desain yang simple dan tidak ramai. Namun penggunaan typografi dengan flat design ini sangat penting. Dengan menghindariwarna-warna hitam dan putih sebagai bawaan adalah syarat penting dalam Flat Design. Teknik flat design ini adalah tehnik desain yang sangat minimalis. 


Elemen UI dan Ikon yang sederhana

flat ikon 3flat ikon 1


Elemen ikon dari flat design ini harus dirancang sesederhana mungkin. Sederhana tapi mengena, itulah yang harus diterapkan dalam UI dan ikon flat design. Menggunakan ikon dengan bentuk yang over(berlebihan) sangat tidak efektif. Karena memang Flat Design sendiri merupakan desain yang simple. Sehingga elemen dan ikonnya pun harus juga menerapkan simplenya design flat


Beberapa contoh Flat Design

sample flat design 1 sample flat design 2sample flat design 3 sample flat design 4 sample flat design 5




Metro Design

Metro Design


Metro UI merupakan istilah bahasa baru yang dikenal setelah meluncurnya system operasi Windows 8. Hampir semua orang mengenal istilah ini karena kemunculannya bersamaan Windows 8. Desain Metro ini yang tidak ditemukan pada versi Windows 7 ini mempunyai daya ketertarikan yang luar biasa. Dengan desain UI modern dan typografi yang menakjubkan yang belum pernah ditemui sebelumnya.

Fokus utama dalam Metro Design adalah meningkatkan penggunaan pembaca dan pengamat dengan menampilkan desain yang rapi dan lebih menarik. metro design lebih mengandalkan banyaknya grid layout yang simple dan pengunaan typografi sans-serif. Metro tidak hanya fokus pada gambar dan bentuk yang mencolok saja, tetapi juga focus pada penggunaan konten bahkan focus dengan keperluan navigasi juga. Metro UI termasuk design yang sukses hingga dia memikat jutaan orang di dunia ini yang telah menggunakan design dengan konsep metro.

Metro datang dengan desain yang sangat menarik, simple dan indah dengan efektifitas kesederhanaan yang colourful. Metro ini merupakan design yang sangat cocok diterapkan di semua perangkat device baik itu PC, laptop, layar sentuh, tablet dan smartphone. 


Ikon Metro Design

Metro icon 3Metro icon 1Metro icon 2


Berbeda dengan Flat Design, ikon pada metro design lebih terkesan minimalis dan didonimasi warna putih. Hal ini membuat ikon terlihat singkron dengan tampilan metro design itu sendiri.


Tipografi Metro Design

Tipografi Metro 1Tipografi Metro 2


Metro Ui adalah desain yang indah yang sangat menguatkan pada pengunaan typografi. Typografi dalam metro ui ini sangat penting sekali. Metro ui mempunyai konten dengan konteks yang singkat namun mudah untuk dipahami. Kesederhanaan typografi ini mampu dibaca dan dimengerti dalam beberapa detik saja. 


Contoh Metro Design

contoh metro design 1
contoh metro design 2
contoh metro design 3
contoh metro design 4contoh metro design 5
contoh metro design 6
contoh metro design 7
contoh metro design 8contoh metro design 9



Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa kedua desain tersebut dapat diterapkan lebih baik pada masing-masing penggunaannya. yaitu untuk Flat Design lebih cocok jika diterapkan pada desain web ataupun dekstop, dan untuk Metro Design lebih sesuai diterapkan pada penggunaan App, Smartphone, dan semua perangkat layar sentuh. Namun, tidak menutup kemungkinan digunakan untuk desain web juga. intinya sesuai dengan selera sang desainer untuk mengaplikasikan kedalam bentuk apapun, baik itu desain, web, App, Smartphone maupun yang lain.

Sumber: JagoDesign
Asuna Petit :3

Lama tak memposting artikel ya :3
Kali ini saya akan sedikit memberikan teknik cara mengambil Angel yang pas saat memotret dengan kamera DSLR, disini saya menggunakan kamera Canon EOS 1000D, teknik pertama yang harus kalian setting adalah settingan dari ISO kalian, pada kamera Canon EOS 1000D saya terdapat 6 ISO dari dimana ISO ini adalah kecepatan dalam pemprosesan foto yang dihasilkan semakin tinggi ISO yang kalian setting maka semakin cepat pula kalian dapat mengambil gambar selanjutya, Berikut adalah gambar dari settingan ISO, disini saya memakai settingan OSI 1600 :  



Sekarang kita kebagian praktek nya :
Setting kamera pada Mode AV *Bukan Adult Videos ya* ~XD
Settingan AV adalah Aperture  Priority dimana pada mode inilah kita dapat mengambil gambar dengan background yang blur. Sudah disetting dikamera nya masing-masing? Sudah.... 'v')7


APERTURE
Mari kita pahami dulu tentang aperture. Aperture adalah ukuran seberapa besar lensa terbuka (bukaan lensa) saat kita mengambil foto. Jadi, saat kita menekan shutter lubang di depan sensor kamera akan terbuka, settingan aperture inilah yang mengatur besar kecil bukaan tersebut. Fungsi aperture selain sebagai jendela yang mengatur sedikit banyaknya cahaya yang masuk, juga berfungsi untuk mengatur efek ngeblur dan fokusnya obyek pada foto kita.
Dalam kamera bukaan diafragma dilambangkan dengan huruf  ” f ” (misal: f 3.5 ; f 5.6 ; f 8, dsb). Nah, sedikit rumus (walah kaya Matematika):
1. Semakin kecil angka ” f ” (f 1.8, f2, dsb) berarti semakin besar lubang diafragmanya dan semakin banyak volume cahaya yang masuk, lalu DOF akan semakin sempit
2. Semakin besar angka “f” (f 8, f 22, dsb) berarti semakin kecil lubang diafragmanya, semakin sedikit volume cahaya yang masuk, lalu DOF akan semakin lebar.

bentuk bukaan diafragma (sumber:google)
bentuk bukaan diafragma (sumber:google)
Ilustrasi pengaruh besar kecil “F” pada DOF (Sumber: Google)

Oke mari kita praktekkan, coba kalian sediakan 2 objek dengan posisi yang berbeda, usahakan beri jarak 1 jengkal dari objek pertama. Disini saya menggunakan objek Figma Death Note saya ~XD

 Gambar 1 L & Misa

Gambar 2 L & Misa

Dapat dilihat dari ke-2 gambar tersebut pada masing-masing objek ngeBlur pada bagian tertentu, pada bagian tertentu disini saya maksud adalah pada saat kita mengambil Angel atau memposisikan Zoom lensa kita pada objek yang kita inginkan pada hasil dari punya saya di atas adalah gambar 1, Misa ngeBlur dan pada gambar 2 adalah sebaliknya.

Itu tadi tetang mainan bagaimana dengan Objek nyata/Manusia?
Oke mari kita praktekan juga, saya ambil contoh dengan teman saya sewaktu di pantai, cara nya juga sama kita terapkan pada Figma tadi begitu pula dengan settingannya, kalian hanya perlu menemukan pencahayaan yang pas pada saat berada diluar rumah namum kali ini hanya 1 objek.



*Tjakep-tjakep 'kan model-model saya XD hahahaa*
Pada prinsipnya adalah semakin dekat dan pengaturan angel yang pas kita dengan Objek tersebut maka akan semakin mudah mencari posisi yang pas untuk membuat background ataupun objek itu ngeBlur. Gimana tertarik mencoba dan mempraktekkannya? Selamat mencoba.
#ADITPhotograph




Pengunjung yang baik selalu meninggalkan Komentar ^^


StylipS - Give Me Secret

Artis : StylipS
Title : Give Me Secret
Type : Ending DxD BorN (S3)
Resolution : 720p
Subtitle : Japan
Kara : Aditya Indra Lesmana



AKINO from bless4 - Miiro

Artis : AKINO from bless4
Title : Miiro
Resolution : 848x480 - 480p
Subtitle : Indonesia & Japan
Kara : Aditya Indra Lesmana

Back to top

© 2014 - Blog Indra-kun - All Rights Reserved
Design by Aditya Indra Lesmana - Template by Djogzs